Jika Tuhan telah berkehendak, tak ada kuasa lain yang dapat membatalkannya. Inilah yang terjadi pada Boris Yeltsin, tokoh garis keras, mantan Presiden Rusia yang terkenal dengan paham komunis yang anti-Tuhan. Sulit memercayai bahwa Yeltsin sangat berbeda kini, sebab ia telah bertobat dan percaya kepada Yesus. Pertobatannya menggemparkan seluruh Rusia. Atas pertobatannya itu ia berani membayar harga yang mahal, mengingat ia hidup di negara komunis yang berprinsip bahwa musuh terbesar manusia adalah agama dan kepercayaan kepada Tuhan. Tak sedikit cercaan dan kecaman yang harus ia terima ketika beribadah di gereja, karena banyak yang meragukan kesungguhan pertobatannya.
